Pertamina Patra Niaga Sulap Eceng Gondok Jadi Energi Terbarukan di Boyolali

PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang diwujudkan melalui program-program CSR di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Temukan lebih banyak
Terdapat empat program pemberdayaan masyarakat yang sedang dijalankan sampai saat ini, yaitu satu program konservasi keanekaragaman hayati, dan satu program respon kebencanaan.
Selain itu juga terdapat satu program CSR pemberdayaan masyarakat yang sudah “exit” pada 2024 yang mana program tersebut juga telah berhasil mengantarkan AFT Adi Sumarmo mendapatkan predikat Proper Emas untuk pertama kalinya pada 2022.
Baca juga :
Modernisasi Armada Laut Perkuat Distribusi Energi Nasional
Adapun program keempat berupa program CSR unggulan yaitu Program Masyarakat Sobokerto Peduli Waduk Cengklik yang dijalankan di Desa Sobokerto, Kec. Ngemplak, Kab. Boyolali. Program ini juga telah berhasil mengantarkan AFT Adi Sumarmo mempertahankan proper emas kedua dan ketiga kali pada tahun 2023 dan 2024.
Program ini dijalankan bersama dengan lima kelompok masyarakat binaan yang terdiri dari Pokmas Ngudi Tirto Lestari, KWT Ngudi Makmur, KWT Bangun Sejahtera, KJA Sumber Rejeki, dan Kelompok Tani Ngudi Makmur. Program berfokus pada upaya penyelesaian bersama masalah lingkungan disebabkan gulma eceng gondok yang mengancam kelestarian Waduk Cengklik.
Penanganan gulma eceng gondok dilakukan melalui berbagai inovasi mulai dari inovasi pupuk organik, biogas, listrik terbarukan, pakan ikan organik. bioabsorben. Inovasi-inovasi tersebut menjadi kebaruan khususnya di Kabupaten Boyolali. Salah satu inovasi tersebut yaitu LISENDO (Listrik Eceng Gondok untuk Penerangan Jalan Umum) juga telah mendapatkan pengakuan dan memenangkan Juara 1 Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat / KRENOVA di tingkat Kabupaten Boyolali dan tingkat Solo Raya.
Selain itu, melalui program ini, pendampingan lainnya yang dilakukan yaitu optimalisasi potensi local Desa Sobokerto. Hasilnya masyarakat memiliki keterampilan dan pengetahuan baru serta peningkatan pendapatan. Desa Sobokerto juga telah menjadi Desa Energi Berdikari melalaui pemanfaatan PLTS Kapasitas 6,6 kWh yang digunakan untuk operasional pengelolaan lahan pertanian petani. (Cah/P-3)
Sumber: https://mediaindonesia.com/ekonomi/893985/pertamina-patra-niaga-sulap-eceng-gondok-jadi-energi-terbarukan-di-boyolali
Komentar (0)
Berita Terkait
On The StreetMengembalikan Kedaulatan yang Tergadai: Perlunya RUU Migas 2026 Berkiblat pada UU No 8/1971
Eskalasi geopolitik global sepanjang 2026 yang mengerek harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price…
4 Okt 2026 · Admin
On The StreetMewujudkan Swasembada Energi Prabowo: Urgensi RUU Migas 2026 Berbasis Kedaulatan ala UU No. 8/1971
Eskalasi geopolitik global sepanjang 2026 yang mendorong Indonesian Crude Price (ICP) menembus di atas USD 10…
4 Okt 2026 · Admin
On The StreetWacana PDSI Masuk Elnusa, SP3N-SBS Ingatkan Risiko Hilangnya Kompetensi Strategis Hulu Migas
Palembang, Detiksumsel.com – Wacana integrasi PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) ke dalam PT Eln…
1 Okt 2026 · Admin